Kalau Mau Sukses Pastikan Energi Kesadaran Anda Di Atas 250
Sudah berusaha maksimal, dukungan logistik dan anggaran sudah beres. Skill dan teori bisnis, sales dan marketing sudah mantap namun usaha anda jalan di tempat?
Banyak yang tidak memperhatikannnya tapi efeknya terhadap usaha dan kesehatan besar. Berdasarkan penelitian DR David Hawkins penyebab orang gagal dalam usaha atau mudah sakit karena rendahnya energi kesadaran seseorang. Energi kesaran rendah di bawah 250 fokus pada pikiran negatif, marah, takut, hingga malu. Kata DR David Hawkins setelah riset yang melelahkan, ditemukan bahwa banyak orang akhirnya bertumbuh dan berkembang serta sukses karena mencoba menerapkan energi kesadaran tinggi.
Energi kesadaran tinggi adalah pencerahan, penerimaan, cinta, kasih sayang, menolonng. Orang yang energi kesadarannya tinggi mudah didukung sama alam atau mestakung) semesta mendukung. Sesuai hukum pikiran. Pikiran memiligi gelombang. Pikiran positif akan memancarkan vibrasi. Energi positif yang dilepaskan ke alam akan ditangkap semesta mendukung.
Semesta mendukung akan menangkap vibrasi pikiran positif yang dilepaskan oleh seseorang lalu dkembalikan ke pemilik pikiran.
Katakan namanya Yudi. Yudi adalah tipe pria yang dikendalikan oleh lingkungan atau dikendalikan oleh dimensi eksternal. Pilihan Yudhi ini membuat dirinya terpuruk dan selalu gagal dan mudah sakit. Saat Yudi gagal cinta ia selalu sedih, kesal, marah karena tak terima dirinya di putusakn pacarnya. Yudi mengharap pacar mau menigkuti kata kata nya. Yudi ga paham kalau pikiran orang lain itu tidak mudah dikontrol alias tak bisa dikendalikan. Pikiran dan tindakan orang lain adalah di luar kontrol kita (dimensi eksternal).
Satu satunya cara untuk tetap kuat dan sehat adalah fokus pada dimensi internal. Yang dapat dikendalikan. Apa saja dimensi internal yang bisa dikendalikan ? Pikiran, tubuh kita, Pilihan kita Potensi kita adalah dimensi internal yang bisa dikendalikan dan terukur.
Pada kesempatan lain saya ketemu dengan lelaki yang sudah berumur. Lelaki tersebut pernah mengalami kekecewaan mendalam karena kematian ibunya lalu ayahnya menikah dengan istri muda. Sejak itu kebahagiaan yang dulu dinikmatinya seketika hilang. Si pria ini lalu merantau ke ibu kota untuk melepaskan kekecewaan.
Setelah puluhan tahun di ibukota akhirnya balik ke kampung halaman. Bukannya sukses di rantau kembali ke kampung kondisi mentalnya tetap merosot. Bisa di tebak. kehidupan ekonomi tidak berkembang. Meski memiliki sumberdaya yang mendukung.
Penyebabnya adalah adanya luka batin yang tersimpan di alam bawa sadarnya. Luka batin, kebencian, kemarahan, yang bertahan di alam sadar itulah penghalang suksesnya. Luka batin yang sudah puluhan tahun terpendam pun tak dingatnya lagi.
Luka batin itu menjadi tembok penghalang dia untuk bangkit, berpikir positif, susah berpikir kreatif dan optimis. Tidak ada gairah dan tenaga untuk berusaha.
Melihat kisah di atas makin jelas bagi kita jadikan pelajaran bahwa mental health itu sangat penting dalam membangun rumah tangga, membangun usaha dan karir. Meski memiliki kecerdasan tapi tidak punya mental health yang terjadi adalah Terpuruk. Mental health adalah kondisi seseorang yang meski dihantam kegagalan seperti bisnis jatuh namun dia tetap bangkit dari kegagalan. Sedangkan orang yang tidak berhasil bangkit dari kegagalan tidak mampu mengatasi masalah disebut sebagai orang yang terpuruk.
Kita memiliki sistem keyakinan dan menggerakan diri kita. Disebut Reticular activating System. Diringkas RAS. RAS ini yang menerima stimus dari luar bila sesua dengan referensinya, sesuai dengan keyakina dan kepercayaannya. Stimul yang tidak sesuai dengan keyakinannanya akan di tolak. Makanya perubahan sulit terjadi pada orang yang memiliki mental blocking. Syarat perubahan itu adalah adalah adanya keselarasan antara rasa dan pikiran.
Satu masalah emosi yang menghantam kita akan diikuti ribuan pikiran (over thinking).
Oh ya kalau pingin mengetahui aturan dasar agar bahagia yakni menyatukan Pikiran dan rasa. Coba periksa rasa anda, kalau ada rasa bahagia, cinta kasih sayang. Salam sukses.